Fino Yurio Kristo - detikinet

Software Bajakan (Ist.)
Yogyakarta - Perhelatan Microsoft Innovative Teacher di Yogyakarta rupanya juga menjadi ajang para guru mencurahkan isi hati. Salah satunya soal software bajakan.
“Di sekolah saya semua komputer memakai software bajakan. Bagaimana itu pak, boleh atau tidak?” demikian pertanyaan polos seorang guru di sela-sela acara di yang berlangsung di Yogyakarta ini.
Menanggapi hal itu, Rapin Mudiardjo, penggiat Teknologi Informasi dari ICT Watch menjelaskan bahwa hal semacam itu memang dilematis karena dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan. Namun memang jelas bahwa memakai software bajakan dilarang undang-undang.
Sebelumnya, dilema semacam ini juga menimpa warnet yang memakai software ilegal. Dan memang secara ekonomi, harga software berlisensi relatif mahal bagi masyarakat Indonesia.
Solusi yang sudah ditempuh misalnya dengan pendanaan laboratorium komputer yang sudah lengkap dengan software asli di sekolah, atau bisa juga dengan memakai software Open Source. Namun kendalanya, Open Source relatif belum memasyarakat sehingga banyak yang lebih memilih software bajakan.
“Memang ini masih menjadi pekerjaan rumah yang besar baik bagi pemerintah maupun pemegang lisensi, dalam hal ini Microsoft,” tutur Rapin.
(diambil dari sumber detik.com )
wah… dilematis sekali persoalan kaya gini bro. mau pake software bajakan jelas undang2 udah melarang, mau pake open source ga banyak yang ngerti, mau pake software asli harganya selangit…..
mungkin penyelesaian yang bisa dipake option 2 (pake open source) soalnya kan ini dipake di taraf sekolah dimana para pelajar memang sedang belajar menggunakan sebuah OS jadi bisa sekalian mendalami OS open source dan mungkin mengembangkannya bila ada pelajar yang tertarik… toh sambil belajar juga, jadi software2 yang sifatnya open source udah diperkenalkan sejak dini….
ato mungkin bisa juga untuk urusan software yang dipakai di sekolah harusnya di-danai oleh pemerintah…. tapi kayanya yang ini rada sulit……
Entries (RSS)
August 2nd, 2008 at 9:59 am
Pembajak Mencerdaskan Bangsa, Klik http://elfarid.multiply.com/journal/item/515